
Pernah kebayang nggak sih, punya mobil yang nggak cuma sekadar jadi alat transportasi dari titik A ke titik B, tapi juga bisa jadi asisten pribadi yang super ngertiin jadwal dan kebiasaan kamu? Well, masa depan itu ternyata udah ada di depan mata. Kenalin, Omoda O4. Mobil yang diklaim sebagai the first AI car for everyone ini baru saja bikin geger dunia otomotif, dan tebak di mana dia pertama kali menampakkan diri? Yap, Indonesia!
Buat kamu yang lagi cari referensi mobil listrik cerdas dengan performa gahar tapi tetap fungsional buat harian, artikel ini bakal ngebahas tuntas kenapa Omoda O4 layak banget masuk daftar incaran kamu. Yuk, kita bedah satu-satu teknologinya, performanya, sampai sensasi nongkrong di kabinnya yang berasa kayak di dalam pesawat luar angkasa.
Jujur saja, sebagai penikmat otomotif di Tanah Air, kita patut bangga. Biasanya, peluncuran global alias world premiere mobil-mobil canggih dilakukan di Eropa, Amerika, atau Tiongkok. Tapi untuk Omoda O4, Indonesia dipilih menjadi negara pertama di dunia yang merilis mobil ini!
Peluncurannya dikemas dalam sebuah acara super keren bertajuk Super AI Night. Acara ini bukan cuma sekadar selebrasi buka selubung mobil biasa, tapi benar-benar menjadi momen bersejarah debut perdananya Super AI Cockpit di dunia. Antusiasme masyarakat dan pengamat otomotif malam itu benar-benar pecah, membuktikan bahwa pasar Indonesia sudah sangat siap menyambut era kendaraan pintar berbasis kecerdasan buatan.
Kalau ngomongin voice command di mobil masa kini, mungkin kamu udah biasa dengar perintah kayak, “Tolong buka jendela,” atau “Dinginkan suhu AC jadi 18 derajat.” Itu mah udah biasa banget, Bro! Omoda O4 membawa teknologi ini ke level yang jauh lebih ekstrem dan personal.
Berkat teknologi Super AI Cockpit, mobil ini punya kemampuan memproses instruksi yang sangat kompleks. Bayangkan skenario ini: kamu baru masuk mobil setelah seharian kerja, lalu kamu tinggal ngomong santai, “Halo, Omoda, hari ini tolong bikinin jadwal dong buat saya. Saya mau main padel, mau ngumpul sama teman, dan mau makan di restoran nanti malam.”
Gokilnya, AI di mobil ini bakal langsung memproses permintaan kamu, mencarikan rute terbaik, mengatur pengingat waktu, dan menyesuaikan preferensi lokasi tanpa kamu harus pusing mencet-mencet layar navigasi. Kok bisa sepintar itu?
Rahasia utamanya ada pada konektivitas cloud. Otak dari AI Omoda O4 ini terhubung langsung ke cloud server yang super canggih. Artinya, kecerdasannya nggak mandek di sistem bawaan pabrik saja. Mobil ini bakal terus belajar berkat adanya sistem Over-The-Air (OTA) update. Semakin lama kamu pakai mobil ini, sistem AI-nya bakal semakin mengerti gaya berkendara kamu, rute favorit, lagu kesukaan, sampai suhu kabin paling ideal buat kamu. Ibarat punya asisten pribadi yang nggak pernah tidur dan makin hari makin peka sama kebutuhan bosnya. Inilah esensi dari konsep first AI car for everyone.
Masuk ke urusan tampang, Omoda O4 sukses bikin siapa saja yang melihat pasti menoleh dua kali. Desain luarnya benar-benar out of the box. Tim desainer Omoda sepertinya mengambil banyak inspirasi dari dunia digital, cyberpunk, dan robot mecha yang sering kita lihat di film-film sci-fi.

Garis bodinya tegas, aerodinamis, namun tetap memancarkan aura futuristik yang kuat. Tarikan garis lampu LED di bagian depan dan belakang memberikan kesan agresif sekaligus modern. Ini bukan cuma soal gaya-gayaan, tapi desain aerodinamis ini juga sangat berkontribusi pada efisiensi baterai mobil. Semakin mulus angin membelah bodi mobil, semakin jauh jarak tempuh yang bisa dicapai.
Kalau luarnya udah kayak robot mecha, dalamnya lebih gila lagi. Begitu kamu buka pintu dan duduk di kursi pengemudi, sensasinya benar-benar terasa seperti masuk ke dalam kokpit pesawat luar angkasa alias starship.
Pusat perhatian di kabin ini jelas ada pada deretan layarnya. Omoda O4 dibekali dengan layar infotainment berukuran raksasa 13,2 inci yang memuat segala pengaturan hiburan, navigasi, hingga kontrol AI. Ditambah lagi, ada layar instrumen berukuran 8,8 inci tepat di depan pengemudi yang menampilkan informasi krusial seperti kecepatan, status baterai, dan visualisasi AI dengan grafis yang sangat tajam.
Satu hal yang patut diapresiasi dari sisi (Keahlian & Pengalaman Pengguna): meskipun layar sentuhnya mendominasi, Omoda tidak menghilangkan tombol fisik sepenuhnya. Masih ada sejumlah tombol fisik esensial yang disediakan. Ini adalah langkah cerdas secara ergonomis, karena banyak pengemudi yang merasa lebih aman memencet tombol fisik (tanpa harus melihat ke layar) saat mengemudi dalam kecepatan tinggi.
Kenyamanannya juga nggak main-main. Konsol tengahnya bersih, dilengkapi wireless charging untuk smartphone kesayanganmu. Kalau cuaca lagi panas, tenang saja, kursi mobil ini sudah electric and ventilated seat (jok dengan pendingin) yang bakal bikin punggung dan bokong tetap adem selama perjalanan jauh. Belum lagi panoramic roof super lebar yang bikin kabin terasa ekstra lapang dan mewah.
Buat kamu yang masih ragu beralih ke mobil listrik karena takut kehabisan baterai di tengah jalan (range anxiety), Omoda O4 punya jawaban telaknya. Mobil AI ini dibekali dengan baterai berkapasitas sangat besar, yakni 65,05 kWh.
Dengan kapasitas baterai sebesar itu, seberapa jauh ia bisa melaju? Berdasarkan standar pengujian NEDC (New European Driving Cycle), Omoda O4 mampu menempuh jarak hingga 553 km dalam sekali pengecasan penuh! Bayangkan, jarak sejauh ini kira-kira setara dengan perjalanan Jakarta ke Semarang tanpa perlu mampir ngecas sama sekali. Sangat praktis, bukan?
Masalah lain yang sering dikeluhkan pengguna EV adalah waktu pengecasan yang lama. Omoda mengerti betul soal ini. Oleh karena itu, mereka membekali O4 dengan teknologi DC fast charging yang mampu menerima daya hingga 119 kW.
Hasilnya? Proses pengisian daya baterai dari kondisi 20% ke 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 22 menit saja. Cukup buat kamu mampir ke rest area, numpang ke toilet, beli kopi panas, dan mobil pun sudah siap diajak jalan jauh lagi. Waktu tunggu yang singkat ini sangat krusial untuk mobilitas masyarakat modern yang serba cepat.
Jangan biarkan titel “Mobil Pintar” bikin kamu mikir kalau performa mesinnya biasa saja. Omoda O4 punya tenaga yang sanggup bikin adrenalin kamu terpompa. Motor listriknya mampu memuntahkan daya maksimal hingga 160 kW atau setara dengan 215 HP (Horsepower)!
Tenaga sebesar itu dipadukan dengan torsi instan khas mobil listrik yang menyentuh angka 275 Nm (Newton meter). Nggak heran kalau akselerasi mobil ini sangat impresif. Untuk melesat dari kecepatan 0 sampai 100 km/jam, Omoda O4 hanya membutuhkan waktu 7,1 detik.
Di atas kertas maupun di jalanan nyata, angka ini menunjukkan performa yang sangat proper. Tarikan awalnya bakal terasa menjambak, membuat aksi menyalip kendaraan di jalan tol atau merayap di tanjakan terjal menjadi urusan yang sangat gampang dan mulus.
Singkat kata, Omoda O4 bukan sekadar kendaraan. Ia adalah lompatan teknologi yang membawa pengalaman interaksi AI yang benar-benar berbeda dari sebelumnya. Visi mereka jelas: menjadikan teknologi canggih ini tidak eksklusif, melainkan dapat dinikmati oleh lebih banyak pengguna melalui konsep first AI car for everyone.
Antusiasme publik terhadap mobil ini sangat luar biasa. Saat peluncurannya, venue acara langsung dipadati ribuan orang yang penasaran ingin melihat secara langsung wujud dari mobil pintar ini.
Nah, buat kamu yang belum sempat melihatnya, nggak usah khawatir! Saat ini Omoda O4 sedang dipamerkan dan menjadi bintang utama di ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia, GIIAS 2026.
Jangan cuma denger dari cerita orang. Yuk, sempatkan akhir pekan ini meluncur ke gedung ICE BSD, Tangerang. Langsung saja cari keramaian di booth Omoda Jaecoo. Buktikan sendiri kecerdasan Super AI Cockpit-nya, rasakan material interior mewahnya, dan jadilah saksi dimulainya era baru mobil pintar di Indonesia!
No products in the cart
Return to shop